Pembangunan Provinsi PBD Akan Diarahkan Pada Peningkatan Kesejahteraan OAP

Pj. Gubernur PBD Muhammad Musa'ad . (Foto:Mega/TN)

Loading

TEROPONGNEWS.COM,SORONG – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Daya (PBD) Muhammad Musa’ad mengatakan, kebijakan pembangunan Provinsi PBD akan diarahkan pada percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya Orang Asli Papua (OAP).

“Oleh karena itu pembangunan di Provinsi PBD berorientasi pada pembangunan yang berpusat pada manusia (people centered development),”ujarnya saat menggelar konferensi pers di sekretariat PBD, Sabtu (31/12/2022).

Menurutnya, perencanaan dan pelaksanaan pembangunan harus memperhatikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, menggunakan pendekatan yang sesuai dengan budaya dan adat masyarakat lokal, serta dilaksanakan berdasarkan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat dan menghormati hak-hak adat masyarakat setempat.

Selain itu, pembangunan yang berbasis kontekstual masyarakat Papua Barat Daya, harus menerapkan prinsip keadilan pembangunan antar wilayah berbasis spasial-sosio kultural.

“Untuk pembangunan yang berpusat pada manusia akan difokuskan pada pendidikan yang bermutu dan terjangkau, pelayanan kesehatan yang berkualitas, murah dan mudah, kemandirian perekonomian masyarakat, serta ketahanan pangan bagi seluruh wilayah di Provinsi PBD,”jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Pj. Gubernur PBD, pembangunan PBD akan dilandasi langkah-langkah yang bersifat percepatan, yang diarahkan dalam mewujudkan Papua Barat Daya Sehat, dengan mempercepat peningkatan kesehatan ibu dan anak, mempercepat peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan yang mengutamakan tenaga kesehatan OAP, serta meningkatkan pembudayaan dan prestasi olah raga.

“Salah satu program yang bersifat Quick Wins yaitu program perwujudan generasi emas PBD melaui program perlindungan sosial, program mobile service health bagi kabupaten-kabupaten prioritas untuk mempercepat akses pelayanan kepada masyarakat,”ucapnya.

Kemudian, Papua Barat Daya Cerdas, yaitu dengan meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran, meningkatkan pemerataan akses layanan Pendidikan di semua jenjang, menjamin penguatan Pendidikan sepanjang hayat dan kecakapan hidup (life skill) yang berbasis Lembaga Agama, Lembaga adat dan Lembaga sisoal lainya,”ucapnya.

Selanjutnya program Papua Barat Daya Produktif, yaitu dengan memperkuat penyelenggaraan Pendidikan dan pelatihan vokasi dalam rangka daya saing tenaga kerja lokal, menumbuhkan UMKM dan Koperasi, menciptakan iklim investasi, meningkatkan dukungan dan afirmasi perlindungan sosial terhadap lansia dan kelompok rentan lainnya, mengembangkan pemerataan Kawasan ekonomi.

“Untuk itu di tahun 2023 bersama-sama Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Induk Papua Barat, pemerintah Kabupaten/Kota, kita akan mendorong pusat pengembangan ekonomi Kawasan yang berbasis inovasi, kreativitas dan daya saing dalam rangka mewujudkan Papua Barat Daya sebagai pintu Gerbang Indonesia untuk Pasifik, melalui Revitalisasi KEK
Sorong, serta endukung Destinasi Wisata Raja Ampat dan penguatan UMKM pendukung,”pungkasnya.

About Author