Raja Ampat Berusia 20 Tahun, Harun Sapua : Harus Dievaluasi Untuk Kepentingan Masyarakat Kampung

0

Harun Sapua, Tokoh Masyarakat Misool, Foto IST/PBD

Loading

PBDNEWS.COM, WAISAI – Raja Ampat sudah berusia dua puluh tahun, oleh sebab itu, harus dievaluasi kembali untuk kepentingan masyarakat kampung, kata Harun Sapua, di Waisai, 25 Oktober 2023.

Tokoh masyarakat Misool, Harun Sapua, mengatakan bahwa kabupaten Raja Ampat, murni didirikan oleh masyarakat melalui berbagai tahapan dan usaha selama bertahun-tahun, untuk mewujudian masyarakat Raja Ampat sejahtera menjadi tuan di negeri sendiri.

Kalau dilihat kembali, sejak dimekarkan sejak Maret 2003 hingga sekarang tahun 2023, kabupaten ini sudah berusia dua puluh tahun, selama masa waktu ini, pembangunan sudah berjalan sangat bagus dibawah kepemimpinan Bupati Marcus Wanma dan Abdul Faris Umlati, .

Tapi karena cakupan wilayah Raja Ampat yang sangat luas, dengan perkembangan dan perubahan dunia yang sangat cepat, tentu, masih banyak hal yang harus dikerjakan dan dibenahi.

Oleh karena itu, Harun berharap, masyarakat Raja Ampat perlu duduk bersama lagi, untuk melakukan evaluasi serta merumumuskan bagaimana Raja Ampat ke depan, untuk melakukan terobosan-terobosan baru, supaya pembangunan Raja Ampat lebih ditingkatkan lebih baik dari dua puluh tahun sebelumnya.

“Harapan saya dan masyarakat, perlu ada terobosan baru pembangunan Raja Ampat masa depan. Kitorang harus duduk bersama lagi, membahas dan membicarakan untuk berpikir Raja Ampat ke depan supaya lebih bagus, lebih mantap dari yang sekarang,” harap Harun Sapua Tokoh Masyarakat Misool.

Melihat tujuan pendirian kabupaten Raja Ampat dan pembangunan yang terjadi selama 20 tahun, perintis pariwisata Misool ini mengingatkan bahwa masyarakat Raja Ampat sebenarnya berada di kampung-kampung dan distrik di wilayah kepulauan.

Kehidupan masyarakatnya adalah kehidupan maritim, menggantungkan hidupnya pada laut sebagai nelayan yang mata pencahariannya perikanan dan pelaku pariwisata, dan ukuran sejahtera itu ada di kampung-kampung, bukan di kota.

Maka dari itu, untuk membicarakan pembangunan masa depan Raja Ampat yang baru, masyarakat di kampung-kampung harus menjadi prioritas pembangunan, mereka diberikan kehidupan yang layak supaya mereka tenang.

Sebagai orang kampung, saya sering pergi dari satu kampung ke kampung lainnya, dan saya lihat masih banyak kekurangan yang harus dibenahi, masyarakat kampung perlu dibantu.

Membangun masyarakat kampung, bukanlah hal yang mudah, untuk itu, perlu bergandeng tangan antara pemerintah kabupaten Raja Ampat dan masyarakat, antara pemerintah kabupaten dan propinsi, serta pemerintah pusat, untuk menjawab tuntutan masyarakat dan tantangan alam yang ada.

Harun Sapua atas nama masyarakat Raja Ampat, mengucapkan terima kasih kepada para pemimpin kabupaten Raja Ampat yang sudah berjasa bersama masyarakat membangun negeri tercinta ini, baik Drs.Marcus Wanma M.Si, Drs.Inda Arfan M.Ec.Dev, Abdul Faris umlati S.E, M.Pd, Manuel Urbinas S.Pi, M.Si, dan Orideko Iriano Burdam S.I.P, M.M, M.Ec.Dev .

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *