30 Anak Muda Dari LPK di Kota Sorong Mengikuti Pelatihan Paralegal

0

Yohana Kemesrar Foto Bersama Usai Pelatihan Paralegal( Foto: Doni Kumuai)

Loading

PBDNEWS.COM, SORONG— Sebanyak tiga puluh 30 anak muda dari LPK di Sorong Papua Barat Daya mengikuti pelatihan paralegal.

Kegiatan yang berlangsung pada 04- 06 Maret 2024 di Aula Maranatha Kota Sorong, merupakan pembekalan pengetahuan soal keterampilan hukum yang difasilitasi oleh Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen Papua Barat Daya (JKLPK) ini berkolaborasi dengan LBH (PBHKP) Perhimpunan Bantuan Hukum Keadilan dan Perdamaian, yang memiliki Legalitas dari Kementrian Hukum dan HAM RI.

Ketua JKLPK Johanna. K. N Kamesrar, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan Karena kita melihat banyak yang terjadi, baik itu  kekerasan KDRT maupun kekerasan seksual banyak sekali, terjadi di kota Sorong.

Pemaparan dari Polresta kota Sorong terkait Pelatihan Paralegal.

Dikatakan 5-10 tahun belakangan ini kejadian-kejadian Kekerasan itu banyak terjadi, tetapi tidak semuanya terselesaikan dengan baik. 

“Nah kita mau supaya masyarakat sipil juga mendapat Pengetahuan pembelajaran, tentang bagaimana memediasi supaya mereka bisa tahu bahwa kalau dilingkungan mereka tempat tinggal ada keluarga atau saudara atau siapapun yang mengalami kekerasan baik secara fisik atau pun seksual KDRT.  

Agar mereka bisa memediasi dengan baik orang yang seharusnya  mendapat pelatihan, oleh sebab itu hari ini kita melakukan pelatihan  paralegal.

“Pelatihan ini akan dilaksanakan selama tiga hari ke depan, ketika pelatihan ini dilakukan mereka akan tahu cara-cara mekanisme untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di wilayah dimana mereka berada” Tandasnya

Disamping itu juga tujuan dari pelatihan ini agar masyarakat sipil terutama kami punya 13 LPK yang ada di daerah Papua Barat Daya ini bisa dapat belajar  untuk memediasi diri sendiri maupun orang lain. Ujar Yohana 

Kepada kepad teman-teman setelah tiga hari ikut pelatihan ini, kami akan berikan sertifikasi dan kartu anggota. Jika  sudah punya kartu anggota, dia bisa langsung memediasi persoalan, Tetapi pasti tentunya  akan memberi jawaban kepada kami sebagai Pengurus Region Papua Barat Daya. 

Yohana menambahkan peserta yang hadir mengikuti pelatihan tersebut berjumlah 30 LPK dan setiap LPK itu memberikan 2-3 orang peserta dari 13 LPK, karena ada LPK dari lembaga keagamaan, dari gereja, dan juga yayasan – yayasan. Jadi di13 LPK ini  di bawah naungan JKLPK Papua Barat Daya.

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *