Angki Dimara: Negara Melalui MK Bisa Merubah UU Demi Gibran, Kenapa Negara Tidak Bisa Memaklumi Tuntutan Hak Politik OAP

0

Sarasehan Demokrasi Kelompok Cipayung Kota Sorong( Foto: Doni Kumuai)

Loading

 Sarasehan Demokrasi Kelompok Cipayung Kota Sorong. Thema : “Menakar Masa Depan Papua Barat Daya Pasca Pemilu 2024

PBDNEWS.COM, SORONG- Berkaca dari hasil Pemilu 2024, Orang Asli Papua di beberapa  Kabupaten dan Kota di Provinsi Papua Barat Daya menjadi minoritas dalam komposisi keanggotaan DPRD.

Ketua Cabang GMNI Kota Sorong, Angki Dimara Angkat bicara Bahwa hal yang paling penting adalah kemudian harus ada keadilan, agar tidak ada konflik-konflik sosial yang ke depan bisa timbul karena tidak adanya keadilan.

Lanjut Angki keadilan dalam hal ini, kita bersama telah melihat pesta demokrasi, banyak orang Papua yang tersisih, ada yang tersisih secara murni, tapi juga ada yang tersisih karena konspirasi elit-elit partai politik,  ini hal yang sangat disayangkan. Tukasnya

Ketua Cabang GMNI kota Sorong, Angki Dimara( Foto: Doni Kumuai. Pbdnews.)

Tentu sebagai Ketua GMNI Cabang Sorong yang juga anak asli Papua, saya merasa resah dengan hal ini. Sehingga disini yang saya menyampaikan bahwa khusus untuk legislatif dari DPR Kabupaten, Kota, Provinsi hingga DPR RI 

persentasinya harus diisi lebih banyak orang asli Papua, ketimbang saudara- saudara kita dari Nusantara, Sehingga kepuasan bagi orang Papua itu bisa terwujud sebagaimana di maksud  dalam Undang – undang Otonomi Khusus.,Tegas Angki.

Angki juga sampaikan bahwa negara harus memaklumi bagian ini untuk kemudian menghindarkan kita dari konflik-konflik sosial yang  kemudian akan memecah belah kesatuan dan persatuan kita terutama di Provinsi  Papua Barat Daya. 

Sarasehan Demokrasi Kelompok Cipayung Kota Sorong( Foto: Doni Kumuai.Pbdnews)

“Saya mau sampaikan bahwa  Negara melalui Mahkamah Konstitusi bisa merubah Undang-Undang Demi Gibran. Kenapa Negara tidak bisa memaklumi tuntutan orang asli Papua terkait dengan hak politik orang asli Papua” Tegasnya

Hanya kami orang asli Papua yang bisa mengerti kami punya negeri dan bisa membangun negeri ini dengan hati yang tulus” Tutup  Angki 

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *